Now You See Me 2 (2016)

Posted on

Now You See Me 2 (secara internasional disebut Now You See Me: The Second Act) adalah film Amerika Serikat bergenre caper thriller yang dirilis pada tahun 2016. Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya, Now You See Me (2013). Film yang disutradarai oleh Jon M. Chu ini menampilkan beberapa bintang antara lain Mark Ruffalo, Jesse Eisenberg, Woody Harrelson, Dave Franco, Daniel Radcliffe, Morgan Freeman, Michael Caine dan Lizzy Caplan.

Pada tanggal 25 November 2014, Mark Ruffalo mengumumkan melalui Facebook bahwa produksi film ini telah dimulai dengan mengambil lokasi di London, Inggris. Sedangkan pada tanggal 11 Maret 2015, pengambilan gambar dilakukan di Makau, di antaranya mengambil gambar di Macau Science Center. Bahkan pada 22 Mei 2015, CEO Lionsgate, Jon Feltheimer mengungkapkan rincian tentang perkembangan sekuel ini, bahwa mereka tengah mempersiapkan film lanjutan yang direncanakan berjudul Now You See Me 3.

Plot

Setahun setelah mengecoh FBI, anggota Four Horsemen, J Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merrit McKinnery (Woddy Harrelson), dan Jack Wilder (Dave Franco) bersembunyi, menunggu arahan dari Sang Mata, komunitas pesulap rahasia yang merekrut mereka. Atlas yang merasa bosan menunggu missi mencoba menemui Sang Mata sendirian. Ketika melakukan pencarian, dia diarahkan ke sebuah lorong bawah tanah di mana dia mendengar suara yang mengatakan bahwa penantiannya akan segera berakhir. Pengarah Horsemen, agen FBI, Dylan Rhodes (Mark Ruffalo) akhirnya menyampaikan misi baru, memaparkan korupsi pengusaha Owen Case (Ben Lamb) yang memiliki pranti lunak rahasia yang dapat mencuri data demi keuntungannya. Lula (Lizzy Caplan) dimasukkan ke dalam tim untuk menggantikan anggota sebelumnya, Henley Reeves (Isla Fisher) yang telah keluar.
Horsemen membajak pesta peluncuran perangkat lunak baru, tapi acara terganggu oleh individu misterius yang mengungkapkan kepada dunia bahwa Jack Wilder, diyakini mati, sebenarnya masih hidup, dan bahwa Dylan Rhodes adalah anggota Horsemen ke-lima yang kemudian memaksa Rhodes melarikan diri. Sementara melarikan diri, para Horsemen masuk tabung pelarian di atap dan muncul di Macau, di mana mereka ditangkap oleh tentara bayaran dan Chase McKinney (juga dimainkan oleh Woody Harrelson), saudara kembar Merritt. Horsemen kemudian dibawa kepada majikan Chase, Walter Mabry (Daniel Radcliffe), mantan mitra bisnis Case yang memalsukan kematiannya setelah Case mencuri perusahaan Walter. Mabry berjanji tidak akan balas dendam dan menagih kerugian uang ayahnya, Arthur Tressler (Michael Caine) jika mereka berempat bersedia membantu mencurikan sebuah chip. Awalanya, Merrit, Wilder, dan Lula kurang sepakat dengan tawaran itu, namun Atlas menyatakan setuju mencuri perangkat itu. Di tempat lain, Rhodes menemui Thaddeus Bradley (Morgan Freeman), sosok yang disangkakan menjadi penyebab kematian ayahnya. Rhodes lantas membawa Thaddeus keluar dari penjara untuk mencari Horsemen yang ternyata sudah berada di Macau.
Horsemen menyusup fasilitas dan mencuri chip. Atlas kemudian dihadapkan oleh Mabry, mengungkapkan bahwa Atlas telah tertipu dengan berpikir bahwa Mabry adalah Sang Mata. Rhodes campur tangan dan berpura-pura untuk mengambil perangkat namun ditangkap oleh pasukan Mabry dan dibawa ke kapal pesiar terdekat di mana dimasukkan dalam peti lalu ditenggelamkan ke laut, seperti yang pernah dialami ayahnya. Namun dia berhasil meloloskan diri berkat jam tangan ayahnya yang dia dapatkan di toko sulap di Macau. Dalam keadaan sekarat, Rhodes diselamatkan oleh Horsemen. Namun kemudian diketahui bahwa chip yang mereka curi ternyata palsu.
Rhodes dan para Horsemen disiarkan akan tampil di London pada malam tahun baru. Mabry dan Tressler berpikir bahwa mereka memiliki chip komputer, mereka tergesa-gesa ke London untuk menyaksikan penampilan Horsemen. Mabry, Tressler, dan Chase menemukan bahwa Rhodes masih hidup dan menangkap mereka berlima, sebelum menaiki mereka di pesawat pribadinya. Mabry mengambil kartu chip dari mereka. Lalu mereka berlima dilemparkan keluar dari pesawat dalam penerbangan itu. Namun, Tressler dan kawan-kawan mendapati, ternyata pesawat yang mereka tumpangi tidak benar-benar terbang, dan melihat Rhodes dan keempat Horsemen melambaikan tangan dari luar pesawat. Ternyata Tessler tertipu. Pesawat yang mereka tumpangi hanya mengapung di atas kapal tongkang, di tengah Sungai Thames. Lalu FBI menangkap Tessler, Mabry, dan Chase. Di akhir cerita, Rhodes baru mengetahui ternyata Thaddeus bukanlah penyebab kematian ayahnya. Thaddeus bahkan merupakan sahabat dekat yang memosisikan saling bermusuhan untuk menciptakan konspirasi sulap di hadapan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *