Diawal kelahiran si kecil, ibu bisa menikmati dirinya mulai dari menatap saat dirinya sedang tidur karena memang hal itulah yang hampir dilakukannya sepanjang waktu. Tetapi tidak lama dari itu, si kecil akan menjadi lebih sadar dan tertarik dengan dunia di sekitarnya. Dan adanya beberapa hal yang harus dilakukan ibu untuk menghiburnya. Seorang profesor pendidikan anak usia dini di Fanshawe College di London, Jan Blaxall, menjelaskan “Bayi membutuhkan berbagai pengalaman terlebih lagi saat dirinya sudah menginjak 8 bulan.”

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi ibu akan semakin aktif dan ekspresif. Sebagai contoh saat bayi berusia 5 hingga 8 bulan, si kecil akan mulai melakukan gerakan yang teratur dan lebih bertujuan. Gerakan gerakan yang semakin bertujuan tersebut secara tidak langsung dapat menguatkan otot otot tubuh terlebih didaerah otot leher dan punggungnya.

Oleh karena itu bermain bersama bayi pada usia usia tersebut akan terasa sangat menyenangkan. Si kecil sudah bisa tersenyum, tertawa, menendang, dan juga menggenggam sesuatu. Dan bahkan beberapa anak pada usia ini juga sudah mulai mencoba menggeser dan bahkan sudah ada yang bisa membalikan badannya sendiri.

Semakin si kecil banyak bergerak maka itu berarti sudah semakin besar keinginannya untuk mengeksplorasi lingkungan. Cobalah dukung keinginan mereka dengan menyediakan mainan mainan yang dibutuhkannya. Ibu tidak perlu membeli semua isi yang ada di toko mainan, tetapi cukup membelikan si kecil 7 mainan dibawah ini yang memang diperlukan bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya pada usia 5 hingga 8 bulan.

Berikut dibawah ini 12 mainan bayi 5 hingga 8 bulan diantaranya yaitu:

  1. Crib Toys

Biasanya Crib Toys ini menjadi mainan pertama yang dibeli orang tua untuk bayinya yang masih berusia 5 bulan. Produk mainan yang digantungkan diatas boks bayi ini dapat melatih stimulasi visual pada bayi dan mengasah koordinasi mata dan tangannya. Pilihlah mainan jenis ini dengan beragam warna cerah dan memiliki musik yang lembut.

  1. Boneka

Ibu juga bisa memberikan boneka yang lembut dan dapat dipegang atau dapat dipeluk oleh si kecil. Tetapi yang perlu ibu perhatikan adalah memilih boneka yang tidak memiliki bagian bagian yang kecil karena beresiko dapat tertelan si kecil. Hindari juga boneka yang bertali atau benang, serta adanya bagian atau material tajam yang dapat membahayakan keamanan si kecil. Supaya si kecil nyaman memainkan bonekanya, pilihlah yang ukurannya itu tidak terlalu besar.

  1. Mainan Yang Melompat Keluar (Pop Up Toys)

Coba ibu perhatikan bagaimana wajah si kecil saat melihat adanya boneka lucu yang keluar dari kotak tanpa terduga, pastinya anak akan merasa senang. Dengan memberikan mainan yang seperti ini ternyata dapat menguatkan konsep “Sebab Akibat” pada si kecil. Dirinya akan memahami jika dengan menekan tombol, maka badut atau boneka atau binatang yang ada didalam kotak akan melompat ke luar. Produk mainan ini tidak hanya mengajarkan konsep “Sebab-Akibat” saja tetapi juga dapat mengajarkan konsep ‘Hilang Timbul” pada anak.

  1. Mainan Pada Dinding Atau Sisi Tempat Tidur (Crib Toys)

Memang benar ibu tidak disarankan untuk meletakkan banyak mainan atau boneka di tempat tidur bayi supaya terhindar dari sindroma kematian yang mendadak. Tetapi ibu bisa memberi bayi mainan pada bagian sisi atau dinding tempat tidurnya. Sebagai contohnya mainan dengan kaca atau mainan yang berputar untuk memberi stimulasi visual pada bayi, serta dapat melatih koordinasi mata dan tangannya.

  1. Mainan Bergemerincing

Bayi ibu pastinya akan tertarik dengan mainan bermerincing ini. Ibu bisa memberikan jenis mainan ini dalam bentuk yang digenggam hingga kaus kaki. Diusianya ini, si kecil sudah mulai sadar dengan anggota tubuhnya sehingga dirinya dapat memahami jika setiap kali dirinya menggerakkan kaki akan terdengar bunyi dari kaus kakinya.

  1. Mainan Untuk Digigit (Teethers Atau Bitting Toys)

Teether merupakan produk mainan yang dapat digunakan untuk merangsang partumbuhan gigi bayi pada usia 5 hingga 6 bulan ke atas. Tumbuhnya gigi pada bayi dapat menyebabkan ketidaknyaman yang luar biasa. Tetapi pastikan ibu sudah membersihkan produk mainan tersebut secara seksama sebelum memberikannya pada si kecil.

  1. Alat Alat Rumah Tangga

Ternyata beragam peralatan di dapur seperti panci kecil, rantang mungil, sendok plastik, sutil kayu, dapat dijadikan sebagai mainan bayi. Pastinya bayi akan merasa senang sekali saat memainkan alat alat rumah tangga tersebut dengan cara memukul mukulkannya untuk dijadikan sebagai “alat musik”. Pastikan alat alat yang ibu pilih aman dimainkan si kecil, tidak tajam, dan tumpul pada bagian sisi sisinya.

  1. Mainan Gantung, Pencet, Atau Tarik Berlagu

Bayi pastinya tidak hanya senang dengan “Musik” buatannya sendiri saja, tetapi juga senang dengan musik sungguhan yang keluar dari mainannya. Ibu bisa mengajarkan si kecil bagaimana caranya memainkan mainan bermusik tersebut. Sebagai contohnya dengan menarik tali mainan gantung, memencet tombol, ataupun menarik tuasnya.

  1. Buku Kain

Tidak ada salahnya meski si kecil masih bayi, ibu mulai memperkenalkannya dengan buku. Pilihlah buku yang paling cocok untuk bayi misalnya saja buku kain yang dapat dicuci ataupun buku yang terbuat dari karton terbal dan anti robek. Ibu juga bisa memilih buku sensori yang setiap halamannya itu berisi aneka warna, bentuk, ataupun lapisan tekstur untuk menstimulasi bayi.

  1. Alat Musik

Pastinya semua mainan yang dapat mengeluarkan bunyi akan menarik hati si kecil. Dengan memberikan produk mainan berupa alat musik ini dapat membantu melatih motorik bayi dengan cara dipukul ataupun dipencet sehingga akan dihasilkannya bunyi. Melalui mainan ini juga si kecil dapat belajar mengenali sumber bunyi.

  1. Bola

Untuk bayi 5 bulan juga ternyata bola bisa menjadi mainan yang sangat menarik. Bola ini bisa ibu manfaatkan untuk melatih motorik kasar si kecil. Caranya adalah dengan menaruh bola agak jauh dari jangkauan bayi, sehingga akan membuat si kecil bergerak dan berusaha untuk bisa meraihnya. Setelah itu cobalah minta si kecil untuk melemparkan bola tersebut. Tetapi yang perlu ibu ingat adalah membeli bola yang ukurannya itu sesuai, pilihlah bola dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.

  1. Mainan Pencet

Biasanya mainan yang bisa mengeluarkan bunyi atau music saat dipencet itu terbuat dari bahan plastik atau karet dengan beragam bentuk. Produk mainan ini berfungsi untuk merangsang motorik si kecil dan kognitifnya. Dirinya akan belajar bahwa dengan memencet mainan tersebut akan keluarnya bunyi atau music. Ibu juga bisa mengajarkan si kecil bertepuk tangan saat musiknya berbunyi.