Inilah Berbagai Jenis Fitting Pipa dan Kegunaanya

  • 2 min read
  • Dec 30, 2020
Jenis Fitting Pipa

Fitting pipa adalah sesuatu yang mungkin terdengar asing untuk beberapa orang, padahal pada kenyataannya pipa merupakan satu kebutuhan penting untuk masyarakat. Karena itu pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang hal-hal berkaitan dengan fitting

Saat ini pipa yang hadir di masyarakat kualitas serta materialnya memang sangat beragam, akan tetapi pipa hanya memiliki satu bentuk, yakni lurus. Padahal, kita tahu bahwa kebutuhan pengairan atau yang lainnya tidak hanya menggunakan pipa lurus saja. Nah, karena itu, hadir fitting pipa untuk memecahkan permasalahan yang ada.

Pengertian Fitting Pipa

Umumnya saat seseorang mendengar kata fitting maka otomatis mereka akan teringat pada sebuah keadaan untuk mencocokkan ukuran baju, apakah pas atau tidak mereka. Akan tetapi dalam dunia perpipaan, fitting merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menyambung satu pipa dengan pipa lainnya, agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan.

Berbagai Jenis Fitting dan Fungsinya

Fitting pipa memiliki banyak jenis, dan berikut ini adalah beberapa diantaranya :

  1. Elbow

Elbow adalah jenis fitting yang juga terkenal dengan nama ells. Fungsi utama dari fitting ini adalah untuk mengalirkan alir ke aliran lainnya, untuk bentuknya sendiri menyerupai siku. Dengan bentuk yang demikian maka fitting yang satu ini jelas sudah sering Anda temui, karena banyak digunakan.

Fitting pipa elbow memiliki beberapa jenis yang mana beberapa diantaranya adalah, elbow besaran 90 derajat, dan 45 derajat. Untuk cara  menyambungkannya sendiri, biasanya menggunakan cara ulir, dan beberapa yang lain menggunakan las. Untuk metode las biasanya hanya dipakai pada elbow berbahan besi.

  1. Tee Y

Fitting Tee Y digunakan untuk menyambungkan aliran pipa dari berbagai arah menjadi satu arah, atau sebaliknya. Kedua jenis fitting ini memiliki dua jenis, yakni 45 derajat dan 90 derajat. Perbedaan antara Tee dan Wye  hanya terletak pada besar sudut dan juga tekstur dari keduanya.

  1. Coupling dan Union

Boleh dibilang bahwa coupling dan union merupakan fitting yang jenisnya cukup variatif. Anda bisa menemukan jenis fitting satu ini dalam berbagai ukuran dan bisa menyesuaikannya dengan model pipa yang akan dipasang. Fungsi utamanya adalah menyambungkan dua pipa, karena itu fitting ini disebut coupling.

Sedangkan untuk model fitting coupling, biasanya cukup pendek. Perbedaan antara coupling union adalah terletak pada cara pemasangannya. Untuk jenis coupling biasanya akan dipasang secara permanen dengan menggunakan las. Sedangkan untuk jenis union, biasanya memang sengaja dipasang tidak permanen sehingga mudah dilepas.

  1. Caps dan Plag

Caps dan plag sebenarnya memiliki fungsi yang sama, hanya saja yang membuat keduanya berbeda adalah dari segi pemasangannya saja. Untuk caps biasanya berfungsi untuk menutup pipa, agar aliran air berhenti dan tidak lagi mengalir. Plag memiliki fungsi yang sama, namun sebelum dipasang plag biasanya ujung pipa akan lebih dulu dipasang stoper.

  1. Kompresi

Fitting kompresi memiliki tiga bagian. Yakni gasket ring, yang terdiri dari ferrule, nut serta body. Nama kompressi sendiri digunakan karena tekanan koneksi yang diberikan pada sambungan memang cukup kuat. Fitting jenis kompresi telah banyak digunakan oleh masyarakat, baik untuk industri maupun rumah.

Masing-masing jenis fitting yang telah kami jabarkan di atas, memiliki kelebihan masing-masing, dan tentunya bisa Anda pilih berdasarkan kegunaan dan kebutuhan yang ada. Sebelum membeli, pastikan Anda benar-benar memahami kebutuhan fitting yang ada, agar tidak salah memilih fitting pipa. Penulis memberikan rekomendasi untuk menemukan informasi produk dan harga pipa air termasuk fitting di website resmi Rucika Indonesia. Sudah terjamin dan dikenal masyarakat Indonesia selama kurang lebih 40 tahun!